{"id":4244,"date":"2025-10-29T08:43:02","date_gmt":"2025-10-29T08:43:02","guid":{"rendered":"https:\/\/grahasurvei.com\/?p=4244"},"modified":"2026-08-06T03:26:48","modified_gmt":"2026-08-06T03:26:48","slug":"assessment-jetty-underwater-inspection","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/assessment-jetty-underwater-inspection\/","title":{"rendered":"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Project-Jetty-Sinarmas-Bunati-Kalimantan-Selatan-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4246\" srcset=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Project-Jetty-Sinarmas-Bunati-Kalimantan-Selatan-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Project-Jetty-Sinarmas-Bunati-Kalimantan-Selatan-300x225.jpeg 300w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Project-Jetty-Sinarmas-Bunati-Kalimantan-Selatan-768x576.jpeg 768w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Project-Jetty-Sinarmas-Bunati-Kalimantan-Selatan.jpeg 1500w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Assessment Jetty<\/em> Sinarmas Bunati Kalimantan Selatan [ GSI Project ]<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melakukan <strong>assessment jetty<\/strong> sangat penting karena <em><strong>jetty<\/strong><\/em> atau dermaga merupakan infrastruktur vital yang mendukung operasional pelabuhan, bongkar muat, dan transportasi laut. Karena terletak di lingkungan pesisir dan air yang korosif, dermaga sangat terpengaruh oleh berbagai kekuatan, seperti aksi gelombang, arus, pasang surut, serta proses degradasi material, seperti korosi pada baja dan retak pada beton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demi mendukung lancarnya operasional, <em>jetty<\/em> harus dipastikan tetap berfungsi dengan baik sesuai dengan desain rencana. Oleh karena itu, kegiatan <em>assessment jetty<\/em> dan <em>underwater<\/em> inspection perlu dilakukan secara berkala. <em>Assessment jetty<\/em> dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur <em>jetty<\/em> baik yang di atas permukaan air maupun di bawah permukaan air. Sedangkan <em>underwater<\/em> inspection merupakan pemeriksaan spesifik terhadap bagian struktur yang berada di bawah permukaan air, seperti pile, pile cap dan bracing maupun pipa-pipa yang ada di bawah permukaan air.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kerusakan Struktur Antara Lain :<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"714\" src=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection-1024x714.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4247\" srcset=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection-1024x714.jpeg 1024w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection-300x209.jpeg 300w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection-768x536.jpeg 768w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg 1500w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Underwater Inspection<\/em> [ GSI <em>Assessment<\/em> ]<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Environment Attack<\/em> (efek klorida)<\/strong> <\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu faktor terbesar kerusakan yang terjadi pada <em>jetty<\/em> adalah efek <strong>klorida<\/strong>. Ion klorida yang terkandung dalam air laut dapat menyebabkan hancurnya lapisan pada struktur. Dalam reaksinya, magnesium akan bereaksi dengan tricalcium aluminate dan kalsium hidroksida yang kemudian membentuk tricalcium sulphoaluminate, kalsium sulfat, dan magnesium hidroksida. Reaksi ini menyebabkan air memiliki nilai pH yang rendah atau bersifat asam. Hal ini dapat mengakibatkan korosi pada struktur, baik logam maupun non-logam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian yang paling rentan terkena korosi adalah area pasang surut (<em>splash zone<\/em>), yaitu wilayah peralihan antara darat dan laut. Area ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Saat air pasang, struktur akan terendam air, sedangkan saat air surut, area tersebut kembali kering. Siklus basah-kering yang berulang ini membuat tiang pancang (<em>pile<\/em>) menjadi sangat rentan terhadap korosi.<\/p>\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ombak<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Struktur <em>jetty<\/em> dirancang untuk tahan terhadap gaya ombak. Dalam proses perencanaannya, kecepatan arus diukur terlebih dahulu untuk menghitung beban arus maksimum yang akan bekerja pada struktur. Namun, pada kenyataannya, kerusakan sering kali tidak disebabkan langsung oleh hempasan ombak, melainkan oleh kapal yang terombang-ambing oleh ombak lalu menabrak tiang atau struktur <em>jetty<\/em>. Tabrakan yang terjadi berulang kali ini menyebabkan kelelahan struktur (<em>fatigue<\/em>), yang akhirnya memicu kerusakan.<\/p>\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tritip<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Organisme laut seperti <strong>tritip (barnacles)<\/strong>, kerang, dan alga sering menempel di permukaan tiang pancang jetty, terutama di zona pasang surut. Walaupun terlihat tidak berbahaya, penumpukan biota laut ini dapat <strong>menambah berat dan memperbesar gaya drag (seret)<\/strong> dari arus laut, sehingga meningkatkan tekanan pada elemen struktur. Selain itu, beberapa jenis organisme menghasilkan zat kimia atau aktivitas biologis yang dapat mempercepat <strong>biokorosi<\/strong> pada material logam. Jika dibiarkan tanpa pembersihan berkala, lapisan organisme ini akan menutupi permukaan hingga sulit diinspeksi dan berpotensi mengurangi umur layanan struktur bawah air.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Usia Struktur<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap struktur memiliki <strong>umur rencana (design life)<\/strong> yang ditentukan berdasarkan material, lingkungan, dan beban kerja. Seiring bertambahnya usia, material akan mengalami <strong>penurunan kekuatan alami<\/strong> akibat korosi, karbonasi, dan beban berulang yang terus bekerja. Beton menjadi lebih rapuh, baja menurun kekuatan tariknya, dan sambungan mekanis melemah. Tanpa program rehabilitasi atau penguatan, struktur yang sudah menua dapat mengalami <strong>penurunan kapasitas dukung<\/strong>, retak struktural, atau deformasi permanen. Oleh karena itu, inspeksi kondisi dan evaluasi berkala sangat penting untuk memastikan keamanan dan fungsionalitas jetty jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"5\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mutu Pelaksanaan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerusakan sering kali bermula dari <strong>tahap pelaksanaan konstruksi<\/strong> yang tidak memenuhi standar mutu. Kesalahan seperti campuran beton yang tidak sesuai desain, cover tulangan yang terlalu tipis, atau pengelasan baja yang tidak sempurna dapat menurunkan ketahanan struktur terhadap lingkungan laut yang korosif. Dalam kondisi seperti ini, struktur lebih cepat rusak karena air laut mudah menembus pori-pori beton dan mempercepat korosi. Oleh sebab itu, <strong>pengawasan kualitas (quality control)<\/strong> yang ketat selama pekerjaan menjadi kunci utama agar hasil konstruksi memiliki durabilitas tinggi dan sesuai dengan umur rencana desainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ruang lingkup pekerjaan meliputi pemeriksaan langsung seluruh bagian jetty, mulai dari dek, balok, pile cap, hingga fender dan mooring dolphin. Setelah itu dilanjutkan pengecekan bawah air dari zona pasang-surut sampai dasar laut untuk mencari kerusakan yang tak terlihat. Selain itu dilakukan tes nondestruktif pada beton dan elemen baja untuk menilai kondisi material tanpa merusaknya, dan kondisi lingkungan seperti arus, gelombang, kadar garam, serta pertumbuhan organisme laut dicatat. Seluruh data ini dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan seberapa parah kerusakannya dan langkah perbaikan yang diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"714\" src=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-UPV-Test-Jetty-Assessment-Jetty-1024x714.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4248\" srcset=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-UPV-Test-Jetty-Assessment-Jetty-1024x714.jpeg 1024w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-UPV-Test-Jetty-Assessment-Jetty-300x209.jpeg 300w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-UPV-Test-Jetty-Assessment-Jetty-768x536.jpeg 768w, https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-UPV-Test-Jetty-Assessment-Jetty.jpeg 1500w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>UPV<\/em> <em>Test Assessment Jetty<\/em> [ GSI <em>Assessment<\/em> ]<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan <em>assessment<\/em> dan inspeksi bawah air memiliki tujuan utama untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi struktur secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, potensi bahaya akibat kerusakan yang tidak terlihat dapat diidentifikasi sejak dini, sehingga tindakan pencegahan atau perbaikan bisa dilakukan sebelum masalah berkembang lebih serius. Adapun tujuan yang lain yakni :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengidentifikasi kerusakan fisik maupun potensi penurunan kinerja struktur.<\/li>\n\n\n\n<li>Menilai sejauh mana keamanan dan kekuatan struktur dalam mendukung beban operasional.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan dasar rekomendasi teknis untuk perbaikan atau penguatan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah kerusakan lebih lanjut melalui tindakan pemeliharaan yang tepat waktu.<\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung efisiensi biaya jangka panjang dengan pendekatan berbasis data lapangan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melakukan assessment jetty sangat penting karena jetty atau dermaga merupakan infrastruktur vital yang mendukung operasional pelabuhan, bongkar muat, dan transportasi laut. Karena terletak di lingkungan pesisir dan air yang korosif, dermaga sangat terpengaruh oleh berbagai kekuatan, seperti aksi gelombang, arus, pasang surut, serta proses degradasi material, seperti korosi pada baja dan retak pada beton. Demi mendukung lancarnya operasional, jetty harus dipastikan tetap berfungsi dengan baik sesuai dengan desain rencana. Oleh karena itu, kegiatan assessment jetty dan underwater inspection perlu dilakukan secara berkala. Assessment jetty dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty baik yang di atas permukaan air maupun di bawah permukaan air. Sedangkan underwater inspection merupakan pemeriksaan spesifik terhadap bagian struktur yang berada di bawah permukaan air, seperti pile, pile cap dan bracing maupun pipa-pipa yang ada di bawah permukaan air. Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kerusakan Struktur Antara Lain : Salah satu faktor terbesar kerusakan yang terjadi pada jetty adalah efek klorida. Ion klorida yang terkandung dalam air laut dapat menyebabkan hancurnya lapisan pada struktur. Dalam reaksinya, magnesium akan bereaksi dengan tricalcium aluminate dan kalsium hidroksida yang kemudian membentuk tricalcium sulphoaluminate, kalsium sulfat, dan magnesium hidroksida. Reaksi ini menyebabkan air memiliki nilai pH yang rendah atau bersifat asam. Hal ini dapat mengakibatkan korosi pada struktur, baik logam maupun non-logam. Bagian yang paling rentan terkena korosi adalah area pasang surut (splash zone), yaitu wilayah peralihan antara darat dan laut. Area ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Saat air pasang, struktur akan terendam air, sedangkan saat air surut, area tersebut kembali kering. Siklus basah-kering yang berulang ini membuat tiang pancang (pile) menjadi sangat rentan terhadap korosi. Struktur jetty dirancang untuk tahan terhadap gaya ombak. Dalam proses perencanaannya, kecepatan arus diukur terlebih dahulu untuk menghitung beban arus maksimum yang akan bekerja pada struktur. Namun, pada kenyataannya, kerusakan sering kali tidak disebabkan langsung oleh hempasan ombak, melainkan oleh kapal yang terombang-ambing oleh ombak lalu menabrak tiang atau struktur jetty. Tabrakan yang terjadi berulang kali ini menyebabkan kelelahan struktur (fatigue), yang akhirnya memicu kerusakan. Organisme laut seperti tritip (barnacles), kerang, dan alga sering menempel di permukaan tiang pancang jetty, terutama di zona pasang surut. Walaupun terlihat tidak berbahaya, penumpukan biota laut ini dapat menambah berat dan memperbesar gaya drag (seret) dari arus laut, sehingga meningkatkan tekanan pada elemen struktur. Selain itu, beberapa jenis organisme menghasilkan zat kimia atau aktivitas biologis yang dapat mempercepat biokorosi pada material logam. Jika dibiarkan tanpa pembersihan berkala, lapisan organisme ini akan menutupi permukaan hingga sulit diinspeksi dan berpotensi mengurangi umur layanan struktur bawah air. Setiap struktur memiliki umur rencana (design life) yang ditentukan berdasarkan material, lingkungan, dan beban kerja. Seiring bertambahnya usia, material akan mengalami penurunan kekuatan alami akibat korosi, karbonasi, dan beban berulang yang terus bekerja. Beton menjadi lebih rapuh, baja menurun kekuatan tariknya, dan sambungan mekanis melemah. Tanpa program rehabilitasi atau penguatan, struktur yang sudah menua dapat mengalami penurunan kapasitas dukung, retak struktural, atau deformasi permanen. Oleh karena itu, inspeksi kondisi dan evaluasi berkala sangat penting untuk memastikan keamanan dan fungsionalitas jetty jangka panjang. Kerusakan sering kali bermula dari tahap pelaksanaan konstruksi yang tidak memenuhi standar mutu. Kesalahan seperti campuran beton yang tidak sesuai desain, cover tulangan yang terlalu tipis, atau pengelasan baja yang tidak sempurna dapat menurunkan ketahanan struktur terhadap lingkungan laut yang korosif. Dalam kondisi seperti ini, struktur lebih cepat rusak karena air laut mudah menembus pori-pori beton dan mempercepat korosi. Oleh sebab itu, pengawasan kualitas (quality control) yang ketat selama pekerjaan menjadi kunci utama agar hasil konstruksi memiliki durabilitas tinggi dan sesuai dengan umur rencana desainnya. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pemeriksaan langsung seluruh bagian jetty, mulai dari dek, balok, pile cap, hingga fender dan mooring dolphin. Setelah itu dilanjutkan pengecekan bawah air dari zona pasang-surut sampai dasar laut untuk mencari kerusakan yang tak terlihat. Selain itu dilakukan tes nondestruktif pada beton dan elemen baja untuk menilai kondisi material tanpa merusaknya, dan kondisi lingkungan seperti arus, gelombang, kadar garam, serta pertumbuhan organisme laut dicatat. Seluruh data ini dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan seberapa parah kerusakannya dan langkah perbaikan yang diperlukan. Kegiatan assessment dan inspeksi bawah air memiliki tujuan utama untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi struktur secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, potensi bahaya akibat kerusakan yang tidak terlihat dapat diidentifikasi sejak dini, sehingga tindakan pencegahan atau perbaikan bisa dilakukan sebelum masalah berkembang lebih serius. Adapun tujuan yang lain yakni :<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":4247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[33,34],"class_list":["post-4244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge","tag-assesment","tag-ndt"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection - PT. Graha Survei Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Assessment Jetty dan underwater inspection dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty di atas dan di bawah permukaan air secara spesifik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/assessment-jetty-underwater-inspection\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection - PT. Graha Survei Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Assessment Jetty dan underwater inspection dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty di atas dan di bawah permukaan air secara spesifik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/assessment-jetty-underwater-inspection\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"PT. Graha Survei Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/grahasurvei\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-29T08:43:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-06T03:26:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1046\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f12b9a5d5b6a346c22dc8c7d6ba71dbc\"},\"headline\":\"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection\",\"datePublished\":\"2025-10-29T08:43:02+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-06T03:26:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/\"},\"wordCount\":791,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg\",\"keywords\":[\"assesment\",\"NDT\"],\"articleSection\":[\"Knowledge Information\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/\",\"name\":\"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection - PT. Graha Survei Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-29T08:43:02+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-06T03:26:48+00:00\",\"description\":\"Assessment Jetty dan underwater inspection dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty di atas dan di bawah permukaan air secara spesifik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg\",\"width\":1500,\"height\":1046,\"caption\":\"[GSI Assessment] Underwater Inspection\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/assessment-jetty-underwater-inspection\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/\",\"name\":\"Graha Survei Indonesia\",\"description\":\"Structural Forensic Consultant\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#organization\",\"name\":\"PT. Graha Survei Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/GSI-PNG-white-PNG-scaled.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/GSI-PNG-white-PNG-scaled.png\",\"width\":2560,\"height\":1138,\"caption\":\"PT. Graha Survei Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/grahasurvei\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@grahasurveiindonesia1866\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/grahasurveiindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@grahasurveiindonesia?_r=1&_t=ZS-98aeAvRKw33\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f12b9a5d5b6a346c22dc8c7d6ba71dbc\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b6f9805610f5b1ff87376099e2b2ffa676257100b95a806dd99366ff4de62a12?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b6f9805610f5b1ff87376099e2b2ffa676257100b95a806dd99366ff4de62a12?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b6f9805610f5b1ff87376099e2b2ffa676257100b95a806dd99366ff4de62a12?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/grahasurvei.com\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection - PT. Graha Survei Indonesia","description":"Assessment Jetty dan underwater inspection dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty di atas dan di bawah permukaan air secara spesifik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/assessment-jetty-underwater-inspection\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection - PT. Graha Survei Indonesia","og_description":"Assessment Jetty dan underwater inspection dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty di atas dan di bawah permukaan air secara spesifik.","og_url":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/assessment-jetty-underwater-inspection\/","og_site_name":"PT. Graha Survei Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/grahasurvei","article_published_time":"2025-10-29T08:43:02+00:00","article_modified_time":"2026-08-06T03:26:48+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1046,"url":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#\/schema\/person\/f12b9a5d5b6a346c22dc8c7d6ba71dbc"},"headline":"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection","datePublished":"2025-10-29T08:43:02+00:00","dateModified":"2026-08-06T03:26:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/"},"wordCount":791,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg","keywords":["assesment","NDT"],"articleSection":["Knowledge Information"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/","url":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/","name":"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection - PT. Graha Survei Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg","datePublished":"2025-10-29T08:43:02+00:00","dateModified":"2026-08-06T03:26:48+00:00","description":"Assessment Jetty dan underwater inspection dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur jetty di atas dan di bawah permukaan air secara spesifik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#primaryimage","url":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg","contentUrl":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/GSI-Assessment-Underwater-Inspection.jpeg","width":1500,"height":1046,"caption":"[GSI Assessment] Underwater Inspection"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/assessment-jetty-underwater-inspection\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/grahasurvei.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Assessment Jetty &amp; Underwater Inspection"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#website","url":"https:\/\/grahasurvei.com\/","name":"Graha Survei Indonesia","description":"Structural Forensic Consultant","publisher":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/grahasurvei.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#organization","name":"PT. Graha Survei Indonesia","url":"https:\/\/grahasurvei.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/GSI-PNG-white-PNG-scaled.png","contentUrl":"https:\/\/grahasurvei.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/GSI-PNG-white-PNG-scaled.png","width":2560,"height":1138,"caption":"PT. Graha Survei Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/grahasurvei","https:\/\/www.youtube.com\/@grahasurveiindonesia1866","https:\/\/www.instagram.com\/grahasurveiindonesia\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@grahasurveiindonesia?_r=1&_t=ZS-98aeAvRKw33"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/grahasurvei.com\/#\/schema\/person\/f12b9a5d5b6a346c22dc8c7d6ba71dbc","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6f9805610f5b1ff87376099e2b2ffa676257100b95a806dd99366ff4de62a12?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6f9805610f5b1ff87376099e2b2ffa676257100b95a806dd99366ff4de62a12?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6f9805610f5b1ff87376099e2b2ffa676257100b95a806dd99366ff4de62a12?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4244"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4405,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4244\/revisions\/4405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/grahasurvei.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}